Sudah dari satu minggu sebelum, sampai satu minggu sesudah lebaran ini, saya mendapatkan banyak sekali images (facebook) dengan Tag nama saya disana. Nampaknya cara komunikasi semakin hari semakin bergeser. Apalagi dengan adanya fasilitas Foto Tag dari situs jejaring terbesar ini.
Semua rekan dan saudara saya berlomba untuk membuat images yang mencerminkan kata maaf dari masing-masing orang. Sayapun tidak mau ketinggalan. Saya mencoba membuat images lebaran untuk mengirimkan menTAg semua kolega saya.
Pikiran saya berjalan jauh mundur kebeberapa tahun silam, mulai dari tahun 95, disaat saya menggunakan “Pager” untuk pertama kali hal yang sama juga saya alami. Dimana semua teman dan kolega saya berlomba untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri melalui “Pager”.
Seterusnya hal serupa berturut-turut terjadi, yakni cara menyampaikan ucapan maafpun berubah dan bergeser. Melalui Short Message Service saat Hp mulai menjamur, dilanjutkan dengan MMS saat layanan MMS marak di promosikan oleh provider telepon.
Namun menurut saya hal yang tidak tergantikan adalah mengucapkan kata maaf dengan bertemu rupa berhadapan langsung. Karena ritual ini membuat lega hati dan pikiran saya. Kehilangan Ritual seperti berjabat tangan, merangkul kerabat, meneteskan air mata, mencium tangan yang lebih tua bisa dikatakan dapat menghilangkan esensi dari silahturahmi.
Mungkin hal ini adalah kodrat yang dimiliki manusia yakni makhluk sosialĀ (tidak bersentuhan tidak afdol rasanya). Dan mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin mohon Maaf Lahir dan Batin ini merupakan salah satu obat hati, juga kewajiban dari bersilahturaahmi sebagai makhluk sosial.
Yah mungkin ini hanya bentuk dari perkembangan teknologi. Karena media komunikasi sekarang tak terbatas, apa salahnya memanfaatkan media yang disediakan. Gratis pula. Cara memang bisa bagaimana saja, namun mudah-mudahan hal ini tidak membuat hilangnya esesnsi dari silahturahmi ini. Jangan sampai hanya sekedar syarat dengan mengirimkan sms, sent to all , dan melupakan hakikat dasarnya.
Tanpa mengurangi rasa hormat dan kebulatan tekad saya untuk meminta maaf dari rekan semua, saya persembahkan images Minal Aidin wal Faizin berikut yang dalam pembuatannya, saya terinspirasi dari secondfenomtwo@yahoo

arifmarzuki mengucapkan mohon maaf lahir dan batin